Ilustrasi untuk artikel: Cara Bicara dengan Anak tentang Sexting dan Persetujuan Digital

Cara Bicara dengan Anak tentang Sexting dan Persetujuan Digital

Sexting adalah pertukaran pesan, foto, atau video intim maupun bernuansa seksual melalui aplikasi pesan, media sosial, atau layanan digital lainnya. Pada remaja, situasi ini dapat muncul dalam berbagai konteks, termasuk rasa ingin tahu, hubungan romantis, tekanan, ancaman, atau penyebaran konten tanpa persetujuan.

Penting untuk membicarakan batasan pribadi, persetujuan digital, dan foto intim dengan anak sebelum terjadi masalah. Anak perlu tahu bahwa ia boleh menolak permintaan yang membuatnya tidak nyaman dan dapat meminta bantuan jika seseorang menekan, mengancam, atau menyebarkan konten pribadinya tanpa izin.

30.09.2026

Selengkapnya
icon

Segalanya tentang interaksi anak dengan dunia digital

Janitor AI Aman untuk Anak? 7 Risiko + 5 Tips untuk Orang Tua

Sedang menunggu Grab atau Gojek lalu melihat Janitor AI di HP anak?

Wajar kalau langsung bertanya: “Janitor AI aman untuk anak atau tidak?”

Janitor AI adalah platform untuk mengobrol dan bermain peran dengan karakter AI. Pengguna dapat membuat karakter sendiri, melanjutkan percakapan panjang, dan mengakses konten dewasa.

Di Indonesia, Google Play saat ini menampilkan Janitor AI dengan rating 16+, sedangkan App Store Indonesia memberi peringkat 18+. Namun, aturan Janitor AI sendiri menetapkan layanan ini untuk pengguna 18 tahun ke atas.

👉 Untuk orang tua, patokan yang paling jelas tetap 18+.

30.09.2026

Selengkapnya
icon

Yang Perlu Diketahui Orang Tua tentang Kecanduan Video Pendek

Deretan video pendek di platform seperti YouTube Shorts dan TikTok membuat pengguna bisa berpindah dari satu video ke video berikutnya dengan sangat mudah. Akibatnya, anak dapat menghabiskan waktu lebih lama dari yang mereka sadari. Jika kebiasaan ini mulai mengganggu tidur, tugas sekolah, aktivitas fisik, atau waktu bersama keluarga, orang tua perlu mulai memperhatikan pola penggunaannya.

Memahami mengapa video pendek begitu menarik dan mengenali tanda-tanda penggunaan yang bermasalah dapat membantu orang tua mengambil langkah sebelum kebiasaan tersebut mulai mengganggu kehidupan sehari-hari. Aturan keluarga yang jelas, pengaturan waktu layar, serta aplikasi kontrol orang tua seperti Kroha dapat membantu membangun kebiasaan digital yang lebih sehat tanpa langsung menganggap setiap penggunaan berlebihan sebagai kecanduan.

30.09.2026

Selengkapnya
icon

Pelacak Lokasi vs Kontrol Orang Tua: Mana yang Tepat untuk Anak?

Saat mencari aplikasi untuk menjaga keamanan anak, salah satu pertanyaan pertama yang muncul di benak orang tua biasanya adalah: “Anak saya sekarang ada di mana?”

Namun, mengetahui lokasi anak hanyalah satu bagian dari keamanan. Sebagian keluarga juga perlu mengetahui bagaimana anak menggunakan HP, berapa lama mereka menghabiskan waktu di depan layar, atau aplikasi dan situs apa yang mereka akses.

Berdasarkan kebutuhan tersebut, ada tiga jenis alat yang umum digunakan: fitur berbagi lokasi, pelacak keluarga, dan aplikasi kontrol orang tua. Fitur berbagi lokasi dan pelacak keluarga lebih berfokus pada keberadaan serta pergerakan anak, sedangkan aplikasi kontrol orang tua menawarkan pengawasan dan pengelolaan perangkat yang lebih luas.

29.09.2026

Selengkapnya
icon

Cara Membatasi Penggunaan Aplikasi di Ponsel Anak

Jika anak menghabiskan terlalu banyak waktu untuk bermain game, menggunakan media sosial, atau aplikasi lainnya, Anda tidak perlu memblokir seluruh akses ke ponsel. Ada dua cara utama untuk mengatur penggunaan aplikasi: batas harian menentukan berapa lama aplikasi dapat digunakan, sedangkan jadwal menentukan kapan aplikasi tersedia.

Dengan aplikasi kontrol orang tua Kroha, orang tua dapat mengatur penggunaan aplikasi, misalnya menetapkan batas harian di Android atau membatasi akses pada waktu tertentu.

27.09.2026

Selengkapnya
icon

Linky AI Aman untuk Anak? 7 Risiko + 5 Tips untuk Orang Tua

Sedang menunggu Grab atau Gojek lalu melihat Linky AI di HP anak?

Wajar kalau pertanyaan pertama yang muncul adalah: “Linky AI aman untuk anak atau tidak?”

Jawaban singkatnya: Linky AI bukan aplikasi yang cocok untuk anak dan remaja di bawah 18 tahun.

Linky juga bukan sekadar bot percakapan AI. Aplikasi ini menggabungkan karakter AI dengan fitur sosial yang dapat menghubungkan pengguna dengan orang lain, termasuk pesan, profil, pencocokan pengguna, fitur berbasis lokasi, dan pembelian dalam aplikasi.

30.08.2026

Selengkapnya
icon

Cara Mengurangi Kelelahan Orang Tua Saat Mengatur Perangkat Anak

Mengatur penggunaan perangkat anak setiap hari bisa melelahkan, terutama ketika orang tua harus berulang kali mengingatkan soal waktu layar, aplikasi, atau penggunaan perangkat sebelum tidur. Aplikasi kontrol orang tua dapat membantu mengurangi sebagian pekerjaan ini dengan menerapkan aturan secara otomatis.

Tujuannya bukan untuk mengawasi setiap aktivitas anak, tetapi membuat aturan yang jelas, konsisten, dan sesuai dengan kebutuhan keluarga. Dengan begitu, orang tua tetap dapat menjaga keamanan digital anak tanpa harus terus-menerus memeriksa perangkat mereka.

30.08.2026

Selengkapnya
icon
1 2
...
4 next